Apa itu Foremilk dan Hindmilk?
Secara alamiah, ASI diproduksi dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan bayi. Informasi mengenai jumlah kebutuhan ASI diperoleh melalui mekanisme pengosongan tempat penyimpanan ASI yang berada di bawah areola (bagian payudara yang berwarnagelap). Sistem produksi ASI sedemikian teratur dan sudah dipersiapkan sejak ibu dinyatakan hamil. Jadi sangat kecil kemungkinan jumlah produksi ASI tidak sesuai dengan kebutuhan bayi.
Kandungan ASI terdiri dari dua jenis air susu, yaitu foremilk dan hindmilk.
Foremilk (susu Awal) adalah susu ASI yang diproduksi pada awal proses menyusui dan diproduksi dalam jumlah banyak, mengandung banyak protein laktosa dan protein lainnya, kadar lemaknya rendah. Mampu memenuhi kebutuhan air bayi sehingga bayi tidak membutuhkan air minum lagi. Foremilk ini memiliki kadar air lebih banyak, vitamin yg larut dalam air, karbohidrat dan protein yang berfungsi sebagai sumber energi dan perkembangan otak bayi. Foremilk ini lebih untuk memuaskan rasa haus bayi tetapi kurang mengenyangkan. So jangan khawatir dan jangan dibuang ya klo ASI para mama ini agak encer dan bening ;)
Hindmilk (susu Akhir) adalah susu ASI yang diproduksi pada akhir proses menyusui dan diproduksi dalam jumlah lebih sedikit, memberikan energi pada bayi. Diproduksi dalam jumlah sedikit, tapi kadar lemaknya lebih tinggi, yaitu 2-3 kali dibandingkan foremilk.Kadar lemak yang lebih tinggi ini membuat hindmilk lebih putih dibanding foremilk.Jumlah lemak yang tinggi dalam hindmilk ini akan memberikan banyak energi pada bayi, dan menimbulkan rasa kenyang yang lebih lama.
Pada Sel-sel produksi susu hanya memproduksi satu tipe susu, namun kadar lemak tergantung berapa lama produksi susu dan berapa banyak susu yang dikeluarkan. Semakin lama waktu yang menyusui, akan lebih banyak susu yang akan dikeluarkan. Apabila Produksi Susu tinggi, maka bayi akan mengkonsumsi foremilk dan kesulitan mencerna semua laktosa karena tidak seimbang dengan kadar lemaknya, kondisi ini disebut “Oversupply / Imbalance”
Pada Bayi lahir dengan kemampuan untuk memproduksi banyak laktosa karena mereka bergantung pada nutrisi pada ASI pada tahun pertama dalam kehidupannya, dan laktosa pada ASI dibutuhkan untuk perkembangan otak. Laktosa akan berkurang seiring dengan pertumbuhannya. Pada dunia mamalia, susu adalah makanan untuk bayi.


0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home